Tanjungpinang, 15 September 2025 – Bertempat di Balairung Raja Ali Kelana, Gedung Daeng Celak Lantai IV, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau secara resmi melaksanakan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII Tahun 2025.
Acara penuh khidmat ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang KORPRI, Pengadaan dan SINKA Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kepulauan Riau beserta Tim, serta para tokoh dari Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Kepri, seperti Doli Boniara selaku Plt. Ketua IKAPTK dan Sardison selaku Pembina IKAPTK.
Dalam kesempatan itu, Teuku Irvan, Kepala Bidang KORPRI, Pengadaan dan SINKA, menjelaskan bahwa proses serah terima ini menjadi langkah penting dalam penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi para lulusan.
“TMT mereka adalah 1 Oktober 2025. Seluruh kelengkapan administrasi yang menjadi dasar pengusulan telah kami serahkan ke BKD kabupaten/kota masing-masing,” terang Irvan. Menambah makna dari momen tersebut, Sardison yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, memberikan wejangan yang menyentuh hati kepada para lulusan muda. “Jangan takut untuk terus melangkah. Perjalanan kalian masih panjang. Kami yang lebih dulu menempuh jalan ini juga pernah melalui masa sulit. Yang penting adalah keberanian untuk terus melangkah maju. InsyaAllah, karier dan rezeki akan menyusul,” ujar Sardison memberi semangat. Sementara itu, Doli Boniara, yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah, turut berbagi kisah inspiratif dari awal kariernya.“Saya juga pernah berada di titik nol. Proses yang saya lalui tidak mudah. Tapi semangat dan ketulusan hati akan membawa kita ke perjalanan yang indah. Syukuri hari ini, dan yakinlah, perjalanan kita masih panjang dan penuh potensi,” ucap Doli penuh semangat.
Momentum penyerahan SK ini bukan sekadar administratif, tetapi menjadi simbol awal pengabdian para pamong muda kepada bangsa dan negara. Dengan ilmu yang telah ditempa selama bertahun-tahun di IPDN, para lulusan diharapkan menjadi agen perubahan, membawa semangat baru dalam pelayanan publik.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pembekalan singkat yang menandai dimulainya babak baru dalam perjalanan karier para lulusan IPDN Angkatan XXXII.