30 PEJABAT PENGAWAS KEPRI IKUTI DIKLATPIM

30 Agustus 2018, 20:10 WIB 191 kali dibaca
Kategori : Kinerja ASN

Sebanyak 30 pejabat pengawas atau Eselon IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, Rabu (29/8) mengikuti Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan tingkat IV tahun 2018 Provinsi Kepri. Diklat yang dilaksanakan di Aula Asrama Haji Tanjungpinang ini dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, H. T. S. Arif Fadillah.  Dalam sambutannya, Arif menyampaikan bahwa Diklat PIM 4 ini sangat penting diikuti oleh pegawai negeri sipil di lingkungan Pemprov Kepri. Pasalnya, melalui diklat inilah pegawai nantinya dididik dan dilatih untuk meningkatkan kompetensinya dalam menjalankan tugas untuk melayani masyarakat.

"Saya harap melalui diklat ini, setiap pegawai dapat meningkatkan kinerja dan kompetensi serta inovasi dalam membuat berbagai program pembangunan di Provinsi Kepri," kata Arif. Ia pun menuturkan bahwa sudah selayaknya pegawai memiliki kemampuan dan profesionalisme yang tinggi dalam menjalankan tugasnya, apalagi di era modern dan globalisasi dimana kemajuan zaman harus pula diimbangi dengan kemampuan dari para penggerak roda pemerintahan untuk berinovasi.

"Manfaatkanlah diklat ini sebaik mungkin agar dapat membangun Kepri yang maju dan berkembang," ucapnya. “Bukan hanya dari segi pembangunannya, namun juga dari sisi sistem pelayanan pemerintahan yang juga mesti baik. Kinerja pelayanan kepada masyarakat harus meningkat," pungkasnya.

Diklatpim bagi angkatan 11 ini direncanakan berlangsung dari 29 Agustus sampai 21 Desember 2018. Dengan pembagian on class dan off class, peserta diklatpim diarahkan untuk dapat meramu dan merancang inovasi pelayanan di tataran pemerintahan. Sebagai sarana pembanding, 8-10 Oktober direncanakan benchmarking yang bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi tentang keunggulan mitra dan bagaimana pengaplikasiannya dalam implementasi kegiatan. Selanjutnya, peserta harus merancang proyek perubahan yang akan diseminarkan sebagai bentuk tanggung jawab dan implementasi kegiatan sebelum ditutup pada 21 Desember mendatang