Gegap gempita menyambut tahun baru menyusup sampai ke pelosok negeri. Tua atau muda, miskin atau kaya, pejabat atau rakyat tidak menjadi halangan untuk ikut bergembira ria menyongsong hadirnya tahun baru 2016. Bermacam cara pun dilakukan, ada yang bermain kembang api, ada yang membawa keluarga liburan ke tempat-tempat wisata dan ada juga yang melakukan renungan.
Tak terkecuali ASN juga banyak yang turut serta merayakan menyambut tahun baru 2016. Akan tetapi karena ASN yang merupakan abdi negara tentunya harus menjadi tauladan bagi masyarakat, bagaimana sebaiknya menyikapi penyambutan tahun baru.
Reformasi cara kerja
Datangnya tahun 2016 mengingatkan kepada kita betapa sesungguhnya waktu itu tidaklah lama. Seakan-akan kerja kita selalu dikejar oleh waktu. Pada prinsipnya pekerjaan ASN itu hampir sama dari waktu ke waktu, yang membedakannya hanyalah target dan metode yang dilakukan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Aturan yang menjadi koridor bagi ASN dalam bekerja juga masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja tuntutan kepada ASN semakin lama terus berubah dan meningkat, baik yang berhubungan dengan kepribadian maupun yang berhubungan dengan kinerja.
ASN sebagai pelaksana reformasi birokrasi harus terus mereformasi diri untuk lebih profesional, memiliki integritas, netral dan bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme. ASN juga dituntut mampu menyelenggarakan pelayanan publik yang baik, efektif dan efisien tanpa membedakan ras, suku dan agama. ASN yang baik dan profesional tidak akan terganggu dengan tuntutan tersebut, justru sebaliknya tuntutan itu akan dijadikan motivasi untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
Semangat baru
Semangat tahun baru harusnya bisa dimodifikasi oleh setiap ASN menjadi semangat kerja dan makin meningkatkan kekompakan antara ASN. awal tahun dijadikan tonggak perubahan untuk masa depan lebih baik. Sebagaimana amanat dari Penjabat Gubernur Kepulauan Riau Bapak Drs. Nuryanto, MPA bahwa segala kekurangan di tahun 2015 harus dijadikan perbaikan di tahun 2016. Seluruh ASN harus bisa meningkatkan etos kerja yang akan berpengaruh pada produktifitas kerja. Kemudian tetap menjaga soliditas dan kerjasama yang baik antar ASN.
Tahun baru adalah suatu perayaan di mana suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainya hitungan tahun selanjutnya. Akan tetapi bagi ASN tahun baru menandai dilanjutkan pekerjaan sebelumnya dengan semangat baru. Memenuhi ruang-ruang pikiran dengan ide-ide baru dan paradigma baru, sehingga setiap ASN dapat berkontribusi lebih demi tercapainya tujuan pembangunan.
Semangat baru akan menjadi amunisi yang bagus bagi ASN untuk menjadi pegawai yang mempunyai semangat juang dan berdedikasi. Memelihara semangat bukanlah hal yang sulit, tapi juga tidak terlalu gampang. Maka mari kita jadikan awal tahun 2016 ini sebagai sarana menumbuhkan semangat baru dan memeliharanya selama mungkin. Selamat tahun baru 2016. (red/IM)