UIB Tawarkan Jalur S2 Fleksibel untuk Perkuat Kompetensi ASN Kepri

19 Agustus 2026, 15:04 WIB 82 kali dibaca
Kategori : Layanan ASN

Badan Kepegawaian Daerah dan KORPRI Provinsi Kepulauan Riau mendorong peningkatan kompetensi dan jenjang pendidikan ASN melalui penguatan akses pendidikan magister. Langkah itu dibahas dalam sosialisasi program pendidikan Universitas Internasional Batam (UIB), Rabu (19/8/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor BKD dan KORPRI tersebut dihadiri para pejabat administrator dan fungsional BKD dan KORPRI serta juga dihadiri perwakilan 19 organisasi perangkat daerah di lingkungan Provinsi Kepulauan Riau.

Sekretaris BKD dan KORPRI, Chairil Anwar, mengungkapkan, berdasarkan data per 1 Agustus 2026, jumlah pegawai Pemprov Kepri mencapai 12.490 orang, terdiri atas 4.684 PNS, 6.318 PPPK, dan 1.488 PPPK Paruh Waktu.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.559 ASN atau 60,51 persen memiliki pendidikan S1. Komposisi ini dinilai menjadi peluang sekaligus tantangan untuk mendorong peningkatan kualifikasi pendidikan ASN ke jenjang magister.

“Harapannya, informasi yang diberikan UIB dapat membuka peluang bagi ASN untuk meningkatkan pendidikan sekaligus kompetensinya,” kata Chairil.

UIB menawarkan sejumlah program pendidikan, termasuk Magister Manajemen dan Magister Hukum. Kepala Program Studi Magister Manajemen UIB, Dr. Edy Yulianto Putra, memaparkan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memungkinkan pengalaman kerja ASN diakui dalam proses pendidikan.

Melalui skema tersebut, pengalaman kerja minimal lima tahun dapat dikonversi hingga maksimal 24 SKS. Dengan demikian, masa studi dapat dipangkas menjadi sekitar 1,5 tahun.

Selain RPL, UIB menawarkan sistem pembelajaran hybrid dengan komposisi sekitar 70 persen daring dan 30 persen tatap muka. Skema ini dinilai lebih adaptif bagi ASN karena memungkinkan pendidikan ditempuh tanpa meninggalkan tugas kedinasan.

Untuk jalur RPL, estimasi biaya pendidikan yang disampaikan UIB sekitar Rp35 juta, sementara kelas kerja sama sekitar Rp40 juta.

Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Magister Manajemen UIB, Dr. Abdurrakhman Alhakim, juga memperkenalkan perkembangan UIB yang saat ini memiliki tujuh fakultas dan 14 program studi, termasuk program studi baru di bidang kesehatan dan sains.

Chairil menyambut positif tawaran tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas ASN tidak hanya bergantung pada pengalaman kerja, tetapi juga perlu ditopang pengembangan kompetensi yang berkelanjutan.

Ia meminta 19 perwakilan OPD yang hadir meneruskan informasi tersebut kepada ASN di lingkungan masing-masing agar peluang pendidikan lanjutan dapat dimanfaatkan secara lebih luas.

“Pimpinan berharap ASN yang ingin melanjutkan pendidikan dapat memanfaatkan perguruan tinggi yang ada di wilayah Kepri, baik Batam maupun Tanjungpinang. Dengan demikian, peningkatan kompetensi tetap berjalan tanpa mengganggu tugas dan fungsi sebagai ASN,” ujarnya.

Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pengembangan kompetensi ASN sekaligus memperkuat profesionalisme aparatur dalam mendukung kualitas pelayanan publik di Provinsi Kepulauan Riau.

Editor: Humas BKD & KORPRI
Isi Survei SKM