Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Tim Visitasi melaksanakan kegiatan Visitasi Akreditasi di UPTD Penilaian Kompetensi BKD dan KORPRI Provinsi Kepulauan Riau pada Rabu–Kamis, 8–9 Oktober 2025.
Tim visitasi yang bertugas terdiri atas Zul Zweison Ambran, ST., MA selaku Ketua Tim, dan Jules Rudolf Marolop Sibarani, S.Sos., M.Si. sebagai anggota.
Kegiatan visitasi dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Yeni Trisia Isabella, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penilaian kompetensi sebagai bagian dari sistem manajemen talenta ASN di daerah.
“Penilaian kompetensi merupakan indikator penting dalam mendukung manajemen talenta. Kami berharap, ke depan, Provinsi Kepulauan Riau dapat menjadi percontohan bagi provinsi dan kabupaten lain dalam pengelolaan assessment center,” ujar Yeni Trisia Isabella.
Sambutan tersebut disambut positif oleh Ketua Tim Visitasi BKN, Zul Zweison Ambran, yang menegaskan peran penting lembaga penilaian kompetensi di daerah dalam mendukung target nasional BKN.
“BKN memiliki pekerjaan besar untuk menilai 5,2 juta ASN di seluruh Indonesia dalam rangka pemetaan kompetensi menuju terwujudnya manajemen talenta nasional. Jika lembaga-lembaga di daerah sudah terakreditasi, tentu hal ini sangat membantu dan meringankan tugas BKN,” jelas Zul.
Setelah kegiatan pembukaan, visitasi dilanjutkan dengan pemaparan hasil reviu dokumen Self Assessment Questionnaire (SAQ), peninjauan fasilitas lembaga, serta wawancara telusur terhadap pimpinan, asesor, dan tenaga pendukung. Tim visitasi juga menyampaikan temuan hasil visitasi dan melakukan penandatanganan berita acara visitasi sebagai penutup kegiatan.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, UPTD Penilaian Kompetensi BKD dan KORPRI Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang disampaikan oleh Tim Visitasi BKN. Langkah-langkah penyempurnaan akan difokuskan pada peningkatan mutu dokumen dan sistem kerja, penguatan kapasitas asesor, serta optimalisasi sarana dan prasarana penunjang asesmen. Selain itu, koordinasi berkelanjutan dengan BKN akan terus dijaga guna memastikan proses akreditasi berjalan lancar hingga tahap penetapan hasil akhir.
Melalui kegiatan visitasi ini, diharapkan Assessment Center Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dapat meraih hasil akreditasi yang optimal dan menjadi contoh pengelolaan penilaian kompetensi ASN yang profesional. (CRW)