Latest News

UMRAH Sosialisasikan Program Pascasarjana kepada ASN Pemprov Kepri

  • 10 Juli 2025
  • Administrator
  • 223

Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melakukan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru program pascasarjana kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (10/7). Kegiatan ini berlangsung di lantai III Kantor BKD dan KORPRI, Pulau Dompak, Tanjungpinang.

Sosialisasi ini dihadiri oleh Sekretaris BKD dan KORPRI, Agusman; Kepala Bidang Pengembangan Aparatur, Junainah; serta sejumlah pejabat dan pegawai BKD. Dari pihak UMRAH, hadir Direktur Pascasarjana Rumzi Samin, Dosen Ilmu Lingkungan Diana, Dosen Administrasi Publik Ariza, dan Tenaga Kependidikan Ratna Utami.

Direktur Pascasarjana UMRAH, Rumzi Samin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengenalkan program-program pendidikan pascasarjana dan doktoral UMRAH kepada para ASN. Beberapa program studi yang ditawarkan di antaranya Magister Administrasi Publik, Magister Ilmu Lingkungan, Magister Pedagogi, Magister Ilmu Pemerintahan, Magister Manajemen, dan Doktor Administrasi Publik.

"Semua program studi tersebut telah terakreditasi 'Baik' dan terbuka bagi ASN yang ingin melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi," ujar Rumzi.

Khusus bagi ASN Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saat ini tersedia tiga program magister yang telah direkomendasikan untuk mendapatkan izin Tugas Belajar Mandiri, yakni Magister Administrasi Publik, Magister Ilmu Lingkungan, dan Magister Pedagogi. Sementara untuk program doktor, UMRAH telah menjalin kerja sama dengan Universitas Hasanuddin dalam penyelenggaraan program Doktor Administrasi Publik yang menggunakan metode by research.

Sekretaris BKD dan KORPRI, Agusman, menyambut baik inisiatif ini dan menyampaikan dukungan penuh bagi ASN yang ingin meningkatkan kompetensinya melalui jalur pendidikan formal. Menurutnya, pengembangan kompetensi ASN telah diatur dalam Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 60 Tahun 2023 tentang Pengembangan Kompetensi Pegawai.

“Kami siap memfasilitasi pegawai yang ingin melanjutkan pendidikan sepanjang sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan organisasi,” ujar Agusman.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan melalui pendidikan tinggi, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan birokrasi daerah.